Tuesday, May 5, 2026
  • Login
Surya Gemilang News
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Persyarikatan
    • Berita AUM
    • Berita Nasional
    • Berita Daerah
  • Artikel
    • Al Islam
      • Khutbah
      • Aqidah
      • Fiqh
      • Muamalah
      • Hikmah
    • Pendidikan
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Opini
  • Redaksi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Surya Gemilang News
No Result
View All Result
Home Opini

PERANGKAP RANTAI GAJAH

admin by admin
September 18, 2018
in Opini
0
PERANGKAP RANTAI GAJAH
0
SHARES
426
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Tidak sengaja saya menemukan gambar unik di medsos. Seorang bocah gundul dengan tidak bercelana sedang menuntun seekor kerbau yang bertanduk panjang melengkung, dengan bobot berton-ton. Kelihatan sangar. Namun, ia hanya menunduk dan manut ditarik dan dihalau oleh si bocah. Jika mau, hanya sekali hentakan saja si kerbau bisa lepas dan bebas. Sayangnya itu tidak pernah ia lakukan.

Mengapa? Saya menemukan penjelasan yang lebih menarik dari tulisan guru menulis saya di sebuah grup penulis, Dr. Zaprulkhan. Judulnya, Perangkap Rantai Gajah. Beliau mengawali dengan mengutip karya James Belasco dalam buku, Teaching the Elephant to Dance. Bagaimana pelatih menjinakkan gajah-gajah yang berbobot sampai berton-ton.

Saat gajah-gajah ini masih kecil, mereka diberi rantai besi yang kuat seberat 150 kg. Rantai itu kemudian diikatkan di kayu atau pancang yang tidak bisa digerakkan. Awalnya, anak gajah ini tentu meronta ingin membebaskan diri. Karena rantai terlalu kuat, mereka pun pasrah dan menyerah. Mindset terbentuk, bahwa kehidupan memang seperti itu. Takdir mereka adalah diikat.

Seiring waktu berjalan, gajah-gajah tersebut tumbuh besar dengan berat bisa mencapai 3 ton. Kekuatan yang dimiliki berlipat-lipat dibandingkan kekuatan rantai yang mengekang. Mungkin hanya dengan sekali hentakan, rantai akan hancur. Karena mindset sudah terbentuk, maka itu tidak dilakukannya. Bahkan bisa jadi hanya dengan kunci kecil pun mereka tetap tidak akan meninggalkan tempat tersebut.

Apa yang bisa diambil dari pelajaran berharga ini? Setiap kita pasti memiliki rantai yang mengikat kaki, tangan dan pikiran. Kemudian membentuk mindset yang membuat kita menyerah dan pasrah dalam pertandingan di kanvas kehidupan. Belenggu-belengu itu bisa berbagai macam kekurangan dalam hidup. Alasan yang membuat kita pasrah dan memaklumi diri untuk kalah.

Belenggu itu bisa berupa pendidikan yang rendah, usia yang telah menua, kesehatan yang menurun, kemiskinan dan lingkungan yang tidak mendukung. Dr. Zaprulkhan menutup tulisannya dengan memberikan contoh orang-orang yang berhasil keluar dari rantai gajahnya. Orang-orang yang membuat kita seharusnya malu karena mereka lebih memilih menang daripada kalah.

Andrie Wongso adalah sosok yang keluar dari rantai gajah pendidikan rendah. Sekolah SD pun tidak lulus tapi justru menjadi pengusaha sukses dan motivator nomor wahid di Indonesia. Sehingga ada jok atau lelucon tentang gelar Andrie Wongso, S.D.T.T.T.B.S, yakni Sekolah Dasar Tidak Tamat, Tapi Bisa Sukses.

Di Indonesia sangat banyak orang yang keluar dari belenggu gajah pendidikan. Dalam acara Kick Andy, tamu undangan yang ditampilkan seorang pria separuh baya. Pria dari Blora, Jateng, yang sukses dengan usaha es krimnya dengan penghasilan 500 juta perbulan. Yang menakjubkan, Sanawi -begitu ia dipanggil- hanya tamatan S2 (SD kelas 2). Kelas 2 SD pun tidak kelar, otomatis pria beristri satu ini buta huruf. Tidak bisa baca tulis.

Kenal dengan Holywood Silvester Stallone dan Jean Claude Van Damme? Dua bintang film laga Hollywood. Tahukah kita jika keduanya berangkat dari keluarga yang sangat miskin. Rantai kemiskinan tidak membuat keduanya terikat. Akhirnya, dengan kerja keras mampu keluar dari rantainya dan menaklukkan perfilman Amerika.

Jika kita mempunyai rantai gajah usia, pelajari kesuksesan kentucky fried chicken (KFC). Kesuksesan diraih Colonel Sanders pada usia 65 tahun. Tidak muda lagi kan? Kini KFC sudah tersebar lebih di 80 negara di seluruh dunia.

Sosok fenomena Hirotada Otatake dari Jepang dan Nick Vujicic dari Australia, dua orang cacat yang tidak mempunyai kedua tangan dan kedua kaki, sanggup keluar dari rantai gajah kesehatan fisik. Prestasi yang diukirnya mampu mengalahkan orang-orang yang sempurna secara fisik. Selain menjadi motivator level internasional dan penulis karya mega bestseller juga sebagai pengusaha di perusahaan-perusahaan besar. Menakjubkan.

Bagaimana dengan rantai gajah lingkungan yang tidak kondusif? Sosok Oprah Winfrey menjadi contoh yang juga mengagumkan. Oprah lahir dari seorang gadis berusia 13 tahun yang belum menikah. Ia lahir di tengah-tengah keluarga yang memperlakukannya dengan kasar. Tumbuh mendewasa di tempat yang rawan kejahatan karena kemiskinan. Oprah keluar dari rantai ini dan menjadi figur wanita yang memiliki pengaruh dan popularitas internasional.

Tidak ada jalan lain selain memutuskan belenggu dan rantai-rantai gajah ini. Mengoptimalkan segala potensi yang ada. Sudah banyak yang membuktikan. Keterbatasan itu bukan alasan dan penghalang. Berhenti beralasan!

Di akhir tulisan, beliau mengutip nasihat bijak dari Arthur Clarke berikut: The only way to discover the limits of possible is to go beyond them into the impossible, ‘satu-satunya cara untuk menemukan batasan dalam hidup ini adalah dengan melangkah melampaui batasan yang kita sebut “tidak mungkin”

Masih semangat? Atau masih ada rantai gajah dalam hidup kita? Segera bongkar!
___

Penulis: Syahrul*

*Guru PAI SMP Muhammadiyah 2 Sawangan. Penulis buku, “Berdagang Dengan Allah Nggak Ada Ruginya, dan 11 buku motivasi lainnya.

Tags: kata-kata motivasikata-kata motivasi hidupmotivasimotivasi hidupmotivasi suksesmotivator
Previous Post

SD Mugu Terpilih Menjadi Sekolah Rujukan Nasional

Next Post

Yang Hobi Muncak Coba Jalur Pendakian Gunung Sumbing Ini

admin

admin

Artikel Terkait

Bahasa Netizen dan Bahasa Akademik: Menjembatani Meme dan Metodologi
Catatan

Bahasa Netizen dan Bahasa Akademik: Menjembatani Meme dan Metodologi

October 31, 2025
242
Memakmurkan Masjid Melalui Majelis Taklim Di Masjid Ibnu Hajar Sirahan Salam Magelang
Opini

Memakmurkan Masjid Melalui Majelis Taklim Di Masjid Ibnu Hajar Sirahan Salam Magelang

March 29, 2024
202
Merawat Kembali Ranting, Menjadi Kader Akar Rumput
Opini

Keadaban Sebagai Marwah Baru Gerakan Pemuda

March 7, 2024
267
Next Post
kebakaran gunung sumbing

Yang Hobi Muncak Coba Jalur Pendakian Gunung Sumbing Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Inilah Nama Para Pahlawan Nasional Dari Muhammadiyah

Inilah Nama Para Pahlawan Nasional Dari Muhammadiyah

August 20, 2021
Dapat Hadiah Umroh, Nani Langsung Menangis

Dapat Hadiah Umroh, Nani Langsung Menangis

September 11, 2022
Hukum dan Waktu Membaca Doa Iftitah Pada Shalat Idul Fitri dan Idul Adha

Hukum dan Waktu Membaca Doa Iftitah Pada Shalat Idul Fitri dan Idul Adha

July 19, 2021
Inilah Penggembira Yang Memperoleh Rumah dan Motor, Hadiah Utama Door prize Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Inilah Penggembira Yang Memperoleh Rumah dan Motor, Hadiah Utama Door prize Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan Aisyiyah.

November 21, 2022
anak sekolah sd

SD Muhammadiyah Candirejo Menangi Kompetisi Foto Literasi

9
macam macam najis

Macam-Macam Najis

4
Sekolah Pencetak Wirausaha: SMK Muhammadiyah 2 Muntilan Ciptakan Sabun Cuci Piring dan Produksi Bakso Jamur

Sekolah Pencetak Wirausaha: SMK Muhammadiyah 2 Muntilan Ciptakan Sabun Cuci Piring dan Produksi Bakso Jamur

3
sholat subuh berjamaah

Keutamaan Sholat Subuh Berjamaah

3
Pengukuhan BikersMu Sragen, Dakwah Komunitas dan Touring Sambut Muktamar ke-49

Pengukuhan BikersMu Sragen, Dakwah Komunitas dan Touring Sambut Muktamar ke-49

February 16, 2026
MTs Muhammadiyah 1 Muntilan Sukses Gelar Milad ke-53 Bertajuk MUSAMU Fest

MTs Muhammadiyah 1 Muntilan Sukses Gelar Milad ke-53 Bertajuk MUSAMU Fest

February 16, 2026
PDM Kabupaten Magelang Mantapkan Pemahaman Tarjih Jelang Ramadan 1447 H

PDM Kabupaten Magelang Mantapkan Pemahaman Tarjih Jelang Ramadan 1447 H

February 16, 2026
Muhammadiyah Muntilan Expo 2026: Dakwah Kreatif, Inklusif, dan Menyapa Generasi Muda

Muhammadiyah Muntilan Expo 2026: Dakwah Kreatif, Inklusif, dan Menyapa Generasi Muda

February 7, 2026

Recent News

Pengukuhan BikersMu Sragen, Dakwah Komunitas dan Touring Sambut Muktamar ke-49

Pengukuhan BikersMu Sragen, Dakwah Komunitas dan Touring Sambut Muktamar ke-49

February 16, 2026
21
MTs Muhammadiyah 1 Muntilan Sukses Gelar Milad ke-53 Bertajuk MUSAMU Fest

MTs Muhammadiyah 1 Muntilan Sukses Gelar Milad ke-53 Bertajuk MUSAMU Fest

February 16, 2026
8
PDM Kabupaten Magelang Mantapkan Pemahaman Tarjih Jelang Ramadan 1447 H

PDM Kabupaten Magelang Mantapkan Pemahaman Tarjih Jelang Ramadan 1447 H

February 16, 2026
16
Muhammadiyah Muntilan Expo 2026: Dakwah Kreatif, Inklusif, dan Menyapa Generasi Muda

Muhammadiyah Muntilan Expo 2026: Dakwah Kreatif, Inklusif, dan Menyapa Generasi Muda

February 7, 2026
15
Surya Gemilang News

© 2021 suryagemilangnews

Navigate Site

  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Persyarikatan
    • Berita Daerah
    • Berita Nasional
  • Artikel
    • Al Islam
      • Aqidah
      • Fiqh
      • Muamalah
    • Iptek
    • Kesehatan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak

© 2021 suryagemilangnews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In