SMK Muhammadiyah Bandongan Gandeng MDMC Siapkan Pelajar Siaga Bencana


smk muhammadiyah bandongan

Suryagemilangnews.com, Bandongan. Sebanyak 18 murid SMK Muhammadiyah Bandongan mendapatkan pembekalan materi kebencanaan dari MDMC Kabupaten Magelang pada hari Selasa (20/11/2018) di Bandongan dalam kegiatan yang diberi nama Peningkatan Kapasitas Pelajar Guna Meminimalisir Resiko Bencana Di Kecamatan Bandongan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh SMK Muhammadiyah Bandongan bekerja sama dengan MDMC Kabupaten Magelang.

Acara dibuka oleh Ketua PCM Bandongan H. Saifudin Ahmad yang dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada MDMC Kabupaten Magelang karena ini adalah kegiatan kedua kalinya bersama MDMC. Selain itu Saifudin mengatakan bahwa saat ini memasuki musim hujan, semua pihak harus meningkatkan kewaspadaan terhadap datangnya bencana, apalagi Kecamatan Bandongan termasuk rawan longsor.

“Saya berharap para murid peserta pembekalan ini siap sedia diterjunkan sebagai relawan seandainya di Bandongan terjadi bencana dan akan mereka menjadi tim perintis MDMC di Bandongan. Ini juga menjadi akan menjadi lahan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar dan menanamkan kepada para murid bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama” katanya.

Sementara perwakilan MDMC Kabupaten Magelang, Ikhwan menyampaikan bahwa meskipun tidak ada bencana, relawan Muhammadiyah harus selalu siap siaga sehingga jika terjadi bencana semua tidak kaget dan mengerti yang harus dilakukan. “Saya berharap para murid peserta pembekalan ini dapat menjadikan kegiatan ini sebagai sarana untuk belajar karena menghadapi bencana kita juga memerlukan pengetahuan agar tidak menjadi korban,” tuturnya.

Dalam pembekalan ini para murid menerima tiga materi yaitu peran pelajar saat terjadi bencana, pelaporan saat terjadi bencana dan diskusi kelompok. Dalam diskusi para peserta dibagi 3 kelompok yang masing-masing mendiskusikan tentang bencana banjir bandang, tanah longsor, puting beliung. Dari ketiga materi diskusi tersebut, semua kelompok mendiskusikan tiga masalah yaitu apa yang dilakukan pra bencana, saat tanggap darurat dan pasca bencana. (jap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *