Jambore Anak Sholeh: AMM Muntilan Semangati Aktifkan TPA Di Masjid Muhammadiyah


SURYAGEMILANGNEWS.COM, MUNTILAN – Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA), merupakan salah satu wadah pembibitan generasi Islam. Disana anak diajarkan belajar membaca, menulis dan menghafalkan Al Qur’an. Selain itu diajarkan pula tata cara beribadah dengan benar, dan doa-doa sehari-hari. Perlu adanya penyemangat agar anak-anak aktif di kegiatan TPA.

Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah Muntilan berinisiatif menyemangati anak-anak TPA se Kecamatan Muntilan dengan melaksanakan Jambore Anak Sholeh (16/10/2018). Bertempat di Dusun Kaweron, Kecamatan Muntilan Jambore Anak Sholeh diikuti sekitar 200 anak dari 15 TPA se Kecamatan Muntilan.

Jambore Anak Sholeh mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qurani”. Harapannya agar anak-anak bersemangat untuk ikut TPA dilingkugan sekitar. Kegiatan tersebut untuk menjaga TPA tetap aktif di Masjid-masjid, karena TPA merupakan wadah penting pembinaan anak.

“Jambore Anak Sholeh dilaksanakan untuk memotivasi anak agar tetap mengikuti kegiatan TPA, sehingga TPA di Masjid tetap hidup, dan generasi Islam tetap terjaga,” kata ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Muntilan, Novi Setiaji P.

Perlombaan di Jambore antara lain, paduan suara Mars Muhammadiyah, PILDACIL, Doa Harian, Ayat Pilihan, Lari Syahadat, dan Spider Web. Pemenang Jambore untuk regu Putra adalah, TPA Mujahidin Gunungpring dan untuk regu Putri dari TPA Al Huda Desa Keji.

Wildan Masykuri selaku ketua panitia mengatakan, Jambore ini juga untuk pendataan TPA yang masih aktif di Masjid Muhammadiyah di Muntilan.

“Sangat disayangkan apabila TPA di Masjid Muhammadiyah tidak aktif, tantangan pembentukan karakter anak semakin banyak tantangan yang dihadapi, sehingga butuh inovasi untuk memotivasi anak-anak” imbuhnya.

Wildan menambahkan, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Muntilan yang terdiri dari Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah akan merutinkan kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap generasi Islam. Harapan kedepan konsep bisa lebih baik dan tidak hanya melibatkan TPA di Masjid Muhammadiyah sebagai Syiar dakwah.(NSP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *