Magelang – SMK Muhammadiyah 2 Muntilan atau SMK Mudamu resmi melaunching International Class Cyber Security pada Kamis (14/5/2026). Program tersebut diluncurkan bersamaan dengan prosesi wisuda purna siswa tahun ajaran 2025/2026.
Program International Class Cyber Security hadir sebagai langkah strategis sekolah dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi digital dan meningkatnya kebutuhan tenaga ahli keamanan siber di masa depan.
Launching program ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara SMK Muhammadiyah 2 Muntilan dan PT Telkom Indonesia serta opening screen International Class Cyber Security oleh perwakilan PT Telkom bersama Ketua PDM Kabupaten Magelang M. Nasirudin dan Kepala SMK Mudamu Untung Supriyadi.
Kepala SMK Mudamu, Untung Supriyadi, mengatakan bahwa kelas internasional tersebut dipersiapkan untuk mencetak sumber daya manusia unggul di bidang keamanan digital.
“Cyber security menjadi kebutuhan penting di era digital saat ini. Kami ingin menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki kompetensi global dan mampu bersaing di dunia industri teknologi,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan transformasi digital saat ini menuntut sekolah vokasi untuk mampu menghadirkan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri modern.
Selain launching International Class Cyber Security, acara tersebut juga menjadi momen wisuda bagi 107 siswa SMK Mudamu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 siswa telah diterima magang dan bekerja di Jepang, 21 siswa diterima bekerja di perusahaan besar di Indonesia, 12 siswa melanjutkan kuliah, dan 34 siswa masih menjalani proses seleksi kerja.
Suasana haru terasa ketika 30 siswa yang akan berangkat ke Jepang menyampaikan pidato pamitan menggunakan bahasa Jepang di hadapan guru, orang tua, dan tamu undangan.
Acara wisuda turut dimeriahkan dengan penampilan seni tari, solo vokal, pemutaran film kenangan sekolah, hingga pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi akademik maupun nonakademik.
















