MAGELANG – Semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang yang digelar di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Borobudur, Ahad (5/7/2026). Sekitar 5.000 warga Muhammadiyah dari berbagai pimpinan ranting dan cabang hadir mengikuti agenda tahunan yang kali ini diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Borobudur.
SKBM menjadi salah satu agenda strategis Muhammadiyah di Kabupaten Magelang untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarorganisasi, amal usaha, dan warga dalam mengembangkan dakwah Islam berkemajuan.
Menumbuhkan Semangat Persyarikatan
Ketua Panitia, Haryono, M.Pd., mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme peserta menunjukkan kuatnya semangat warga Muhammadiyah dalam membangun persatuan dan kebersamaan.
“Alhamdulillah, ribuan warga Muhammadiyah dapat hadir. Selain pengajian, kami juga menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari bazar UMKM, pameran AUM, pertunjukan seni hingga layanan kesehatan gratis,” ujarnya.
Menurut Haryono, SKBM bukan hanya menjadi forum keagamaan, tetapi juga ruang bertemunya seluruh elemen Muhammadiyah untuk saling berbagi inspirasi, memperkuat koordinasi, dan membangun kolaborasi dalam berbagai bidang.
Ketua PDM Kabupaten Magelang, M. Nasirudin, menilai penyelenggaraan SKBM secara bergilir di setiap cabang menjadi langkah penting dalam memperkuat organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan peran cabang dan ranting sebagai penggerak dakwah serta pelayanan kepada masyarakat.
Apresiasi dari PWM Jawa Tengah
Mengusung tema “Muhammadiyah Mencerahkan, Menggerakkan, Memajukan Umat serta Bangsa”, kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua PWM Jawa Tengah Drs. H. Jumari, M.Pd., Bupati Magelang Grengseng Pamuji, unsur Forkopimda, jajaran PDM, PCM, PRM, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta ribuan jamaah.
Dalam sambutannya, Jumari menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan besar dengan suasana tertib, penuh kekeluargaan, dan memberi dampak positif bagi warga Muhammadiyah.
Menurutnya, kegiatan seperti SKBM menjadi sarana efektif untuk memperkuat solidaritas sekaligus memperluas manfaat dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat.
Abdul Mu’ti Tekankan Pentingnya Sistem Organisasi
Kajian utama disampaikan oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Dalam tausiahnya, ia menegaskan bahwa kekuatan Muhammadiyah terletak pada sistem organisasi yang telah dibangun secara berkesinambungan.
Ia menjelaskan bahwa pergantian kepemimpinan dalam Muhammadiyah berjalan melalui proses kaderisasi yang terencana sehingga keberlangsungan organisasi tidak bergantung pada sosok tertentu, melainkan pada tata kelola yang kuat.
Abdul Mu’ti juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk menjaga persatuan, memperkuat budaya musyawarah, serta terus mengembangkan dakwah yang memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat.
AUM Tampilkan Inovasi dan Potensi
Suasana SKBM semakin semarak dengan berbagai kegiatan pendukung yang melibatkan Amal Usaha Muhammadiyah dari berbagai bidang. Stan bazar UMKM dipenuhi produk unggulan warga, sementara pameran pendidikan menampilkan inovasi sekolah dan madrasah Muhammadiyah.
Selain itu, pengunjung disuguhkan parade marching band, pertunjukan seni siswa, pameran berbagai layanan AUM, hingga pemeriksaan kesehatan gratis yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Melalui penyelenggaraan SKBM 2026, Muhammadiyah Kabupaten Magelang kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun organisasi yang solid, memperkuat pelayanan kepada umat, sekaligus menghadirkan dakwah yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Kontributor: Nurul Abadi
Editor: Novi Setiaji Panuntun
















