Magelang – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Muhammadiyah SatuMu (SIM SATUMU) sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi berbasis digital. Kegiatan ini berlangsung di Aula PDM Kabupaten Magelang, Sabtu (17/1/2026).
Pelaksanaan bimtek tersebut menunjukkan komitmen Muhammadiyah untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. SIM SATUMU merupakan platform digital terpadu yang dirancang untuk mendukung sistem satu data persyarikatan melalui Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM). Platform ini mengintegrasikan berbagai layanan organisasi, seperti data keanggotaan, pengelolaan iuran, serta administrasi kelembagaan lainnya.
Kegiatan ini digagas melalui sinergi antara Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) dan Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) PDM Kabupaten Magelang. Kolaborasi kedua lembaga tersebut diarahkan untuk mempercepat proses digitalisasi dan penataan data organisasi di tingkat cabang dan ranting.
Bimtek dibuka oleh Wakil Ketua PDM Kabupaten Magelang, Nuryanto. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa ketersediaan data yang rapi dan terdokumentasi secara digital menjadi kebutuhan penting bagi organisasi modern. Menurutnya, sistem data terpusat akan membantu persyarikatan dalam mengukur capaian kinerja atau Key Performance Indicator (KPI) secara lebih objektif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi tentang Si-CARA yang disampaikan Ketua LPCR PDM Kabupaten Magelang, Mahsun. Selanjutnya, peserta mendapatkan penjelasan mengenai ekosistem layanan digital Muhammadiyah dari tim MPI PDM Kabupaten Magelang, yakni Affan Rifai dan Priyambada.
Sebanyak 70 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari unsur ketua, sekretaris, serta pengelola media dan komunikasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Magelang.
Melalui pelaksanaan bimtek ini, PDM Kabupaten Magelang berharap kapasitas sumber daya manusia dalam pemanfaatan teknologi informasi semakin meningkat, sehingga pengelolaan organisasi dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan profesional di era digital.
Naskah: Nurul Abadi – Magelang, Jawa Tengah
















