Wates – Pengadilan Negeri (PN) Wates Kelas IB, Kulon Progo, tidak hanya menjadi tempat bagi mahasiswa untuk mendalami proses litigasi dan hukum formal. Hal ini dibuktikan oleh Achmad David, Muhamamd Toriq, Chandra Adi seorang mahasiswa semester 7 dari Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, yang turut serta secara aktif dalam kegiatan-kegiatan di luar ruang sidang, termasuk simulasi dan sosialisasi penanggulangan bencana dan kebakaran (14/11).
Magang Komprehensif: Dari Meja Hijau hingga Kesiapsiagaan Bencana
Dalam program magang yang berlangsung selama kurang lebih 4 bulan ini, Achmad David, Muhamamd Toriq, Chandra Adi tidak hanya fokus pada tugas-tugas administratif dan asistensi hukum seperti penyusunan berkas perkara, pengarsipan, dan observasi persidangan. Pihak PN Wates memberikan kesempatan berharga kepada Achmad David, Muhamamd Toriq, Chandra Adi untuk terlibat langsung dalam program kerja yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh aparat pengadilan terhadap risiko bencana.
Candra menyampaikan antusiasmenya. “Ini adalah pengalaman yang sangat berharga. Saya menyadari bahwa peran pengadilan tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai institusi publik yang harus siap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat. Ikut dalam sosialisasi pemadaman api ringan dan alur evakuasi mengajarkan saya tentang tanggung jawab sosial dan pentingnya keselamatan kerja,” ujarnya.
Pembekalan Praktis Penanggulangan Kebakaran
Salah satu kegiatan yang diikuti secara intensif adalah simulasi penanganan awal bencana kebakaran. Kegiatan ini melibatkan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tepat dan cepat, serta prosedur evakuasi yang aman. david toriq candra aktif berpartisipasi dalam latihan ini, yang merupakan bagian dari upaya PN Wates untuk memastikan semua staf dan peserta magang memiliki keterampilan dasar dalam menghadapi keadaan darurat.
“Pengetahuan tentang hukum pidana atau perdata memang penting, tetapi pengetahuan praktis tentang penyelamatan diri dan orang lain juga krusial. Dalam konteks magang ini, saya tidak hanya belajar tentang rule of law, tetapi juga tentang rule of safety,” tambah David.
PN Wates Dukung Keterlibatan Mahasiswa
Ketua PN Wates Kelas IB, Bapak I Gede Putu Saptawan melalui Bapak Nurachman Fuadi sebagai mentor menyatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penanggulangan bencana adalah bagian dari pengembangan karakter dan pengetahuan praktis.
“Kami ingin mahasiswa magang mendapatkan pengalaman yang holistik. Selain mendalami fungsi peradilan, mereka juga harus memahami bahwa institusi publik memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakatnya. Kami mengapresiasi semangat David Toriq Candra yang aktif terlibat dalam program kesiapsiagaan bencana dan kebakaran ini,” jelasnya.
Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi bekal tambahan yang memperkaya wawasan David Toriq Candra sebagai calon sarjana hukum. Magang di PN Wates ini membuktikan bahwa program studi Ilmu Hukum dapat membuka wawasan yang luas, mencakup aspek hukum, sosial, hingga keamanan dan keselamatan publik.
















