MTs Muhammadiyah 1 Muntilan Wisuda 25 Tahfidz, Perkuat Komitmen Cetak Generasi Qur’ani

MTs Muhammadiyah 1 Muntilan kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani melalui Wisuda Tahfidz Al-Qur’an yang digelar di aula madrasah, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri pimpinan Muhammadiyah, Aisyiyah, komite sekolah, serta wali siswa.

Sebanyak 35 siswa kelas IX mengikuti prosesi wisuda. Dari jumlah tersebut, 25 siswa diwisuda sebagai tahfidz setelah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an mulai dari 3 hingga 7 juz.

Prosesi wisuda ditandai dengan pemasangan samir oleh Kepala MTs Muhammadiyah 1 Muntilan, Sri Badriyati, S.Ag., M.Pd., bersama Kepala Pondok Pesantren, Latifurahman, S.Pd.I.

Dalam sambutannya, Sri Badriyati menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada para siswa serta pembimbing tahfidz yang telah mendampingi proses hafalan Al-Qur’an para santri.

“Alhamdulillah seluruh siswa kami lulus. Untuk program tahfidz, para siswa telah diuji oleh guru tahfidz dan pihak KUA. Tahfidz merupakan program unggulan kami,” ujar Sri Badriyati.

Ia menegaskan bahwa madrasah tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga menanamkan pendidikan agama dan karakter yang kuat kepada peserta didik.

“Kami ingin membentuk generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki akhlak dan spiritualitas yang baik,” tambahnya.

Suasana haru semakin terasa saat prosesi pemberian mahkota tahfidz kepada orang tua oleh para wisudawan. Tangis bahagia dan pelukan hangat mewarnai momen tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian anak-anak mereka.

Pada kesempatan itu, madrasah juga memberikan penghargaan kepada enam siswa berprestasi. Penghargaan akademik terbaik diraih Athaya Khairunnisa, prestasi nonakademik diraih Kevin Zulkarnain, hafalan Al-Qur’an terbanyak diraih Oka Zepta Ramadhan, tahfidz terbaik putra diraih M. Raihan Nurul Ahza, tahfidz terbaik putri diraih Isnaini Khoirunnisa, serta santri terbaik diraih Nafisa Putri Afifah.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Muntilan, Sugiyanto, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan madrasah dalam memadukan pendidikan formal dan pendidikan agama.

“Saya sangat mengapresiasi madrasah ini karena mampu menyatukan pendidikan agama dan pendidikan formal. Kolaborasi ini akan melahirkan generasi yang berilmu sekaligus berakhlak mulia,” ujarnya.

Acara ditutup dengan pembacaan janji almamater oleh para siswa serta prosesi penyerahan kembali siswa kepada orang tua melalui komite sekolah.

Kontributor: Nurul Abadi
Editor: Novi Setiaji Panuntun

Exit mobile version