MAGELANG – Semangat persaudaraan lintas organisasi kembali ditunjukkan oleh BikersMu Chapter Magelang, Pemuda Muhammadiyah, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Banser, dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Muntilan. Lebih dari 100 peserta mengikuti kegiatan Turing Ziarah Napak Tilas yang menjadi ajang mempererat ukhuwah sekaligus membangun sinergi antargenerasi muda.
Kegiatan diawali dari halaman Masjid Al-Ikhlas Dukuhan, Gunungpring, Muntilan, kemudian rombongan bergerak menuju Godean, Kota Yogyakarta, dilanjutkan ke Kompleks Makam Karangkajen, dan berakhir di Pantai Goa Cemara, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Muntilan, M. Azka Nazimuddin, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Menurutnya, turing napak tilas ini bukan sekadar perjalanan wisata, tetapi juga menjadi momentum membangun komunikasi, persaudaraan, dan kolaborasi antarorganisasi kepemudaan.
“Kegiatan ini menjadi sarana mempererat tali persaudaraan sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun generasi muda Muntilan yang berwibawa, berakhlak, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Rombongan kemudian diberangkatkan dengan pengawalan dari BikersMu serta didukung kendaraan operasional Lazismu dan mobil Ranting NU Tamanagung Muntilan.
Ketua BikersMu Chapter Magelang, Jaka Kurniadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Pemuda Muhammadiyah, Kokam, GP Ansor, dan Banser atas kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini. Perbedaan organisasi bukan penghalang untuk bersilaturahmi. Justru dengan kebersamaan dan saling menghormati, persatuan umat akan semakin kuat,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Ketua PAC GP Ansor Muntilan, M. Turmudi, menilai kegiatan bersama seperti ini memiliki dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini. GP Ansor memiliki semangat yang sama untuk bekerja sama dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat hubungan antarorganisasi,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan di Muntilan, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia sebagai upaya memperkokoh persatuan dan kebersamaan.
Napak Tilas Jejak Tokoh Islam
Perjalanan pertama membawa rombongan menuju makam Raden Bagus Khasantuko di Godean. Tokoh yang dikenal sebagai keturunan Sultan Agung sekaligus penyebar Islam tersebut menjadi salah satu tujuan ziarah untuk mengenang jasa para ulama dalam menyebarkan nilai-nilai Islam di tanah Jawa.
Usai berdoa bersama, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kompleks Makam Karangkajen, Yogyakarta, tempat dimakamkannya pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, beserta sejumlah tokoh Muhammadiyah lainnya.
Suasana khidmat menyelimuti prosesi ziarah. Seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu dalam membangun dakwah dan pendidikan Islam di Indonesia.
Outbound Pererat Kebersamaan
Setelah rangkaian ziarah selesai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pantai Goa Cemara di Kabupaten Bantul. Di lokasi ini peserta mengikuti berbagai kegiatan outbound dan permainan kelompok yang dirancang untuk membangun kekompakan, komunikasi, dan kerja sama.
Gelak tawa dan suasana penuh keakraban tampak mewarnai kegiatan. Tidak terlihat sekat di antara peserta meskipun berasal dari organisasi yang berbeda. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan saling menghargai.
Salah seorang anggota BikersMu, Nur Fuad, mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Bagi BikersMu, kegiatan seperti ini merupakan bagian dari dakwah komunitas yang terbuka, luwes, dan tanpa sekat. Selain mempererat persaudaraan, kami juga dapat napak tilas mengenang perjuangan tokoh-tokoh Islam dari Muhammadiyah maupun Nahdlatul Ulama. Semangat kebersamaan inilah yang ingin terus kami jaga,” tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari itu kemudian ditutup oleh Ketua PAC GP Ansor Muntilan, M. Turmudi. Baik GP Ansor maupun Pemuda Muhammadiyah sepakat untuk terus menghadirkan program kolaboratif yang dapat memperkuat persaudaraan, membangun harmoni, dan menjadi teladan persatuan bagi masyarakat.
Kontributor: Nurul Abadi
Editor: Novi Setiaji P
