Milad ke-24, Lazismu Perkuat Tata Kelola dan Perluas Dampak Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta – Lazismu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola lembaga dan memperluas dampak pemberdayaan masyarakat pada momentum Milad ke-24 yang diperingati pada 29 Juli 2026. Mengusung tema “Integrasi Menguatkan Dampak: Menggerakkan Potensi Amil, Memperluas Manfaat bagi Mustahik”, Lazismu terus mengembangkan kolaborasi dan inovasi dalam pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, mengatakan bahwa integrasi menjadi strategi utama dalam memperkuat ekosistem filantropi Islam. Menurutnya, sinergi antarjaringan Muhammadiyah, para amil, mitra, serta masyarakat akan menghasilkan program-program yang semakin efektif dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi mustahik.

Sejak berdiri pada 2002, Lazismu terus memperluas jangkauan layanan melalui enam pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan dakwah, kemanusiaan, serta lingkungan. Berbagai program tersebut dirancang untuk mendorong kemandirian masyarakat sekaligus menjawab berbagai persoalan sosial yang berkembang.

Pada sektor ekonomi, Lazismu menghadirkan program pemberdayaan seperti TelurMu, Ternak Mandiri, Tani Bangkit, UMKM Berdaya, Ketahanan Pangan, Kampung Berkemajuan, hingga pelatihan ecoprint bagi penyandang disabilitas. Sepanjang tahun 2025, program ini telah memberikan manfaat kepada 37.360 penerima manfaat.

Di bidang pendidikan, berbagai program beasiswa dan peningkatan kualitas pendidikan seperti Beasiswa Sang Surya, Beasiswa Mentari, Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP), Save Our School, Peduli Guru, Tablet untuk Pelajar, dan Lazismu Goes to Campus berhasil menjangkau 205.630 penerima manfaat.

Sementara itu, melalui layanan kesehatan berupa ambulans gratis, rumah singgah pasien, klinik apung, program sanitasi masyarakat, hingga pendampingan pasien tuberkulosis (TBC) dan pencegahan stunting, Lazismu telah melayani 32.361 penerima manfaat.

Program sosial dan dakwah menjadi pilar dengan jangkauan terbesar. Sepanjang 2025, sebanyak 1.952.422 penerima manfaat memperoleh layanan melalui program pemberdayaan mualaf, pendampingan penyandang disabilitas, pelayanan lansia, kurban ketahanan pangan, serta berbagai aksi kemanusiaan.

Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan juga diwujudkan melalui program Pelihara Daratmu, Sayangi Lautmu, dan Tanam Pohon yang telah memberikan manfaat kepada 45.550 penerima manfaat.

Dari sisi penghimpunan dana, Lazismu mencatat pencapaian yang menggembirakan. Sepanjang tahun 2025, penghimpunan dana nasional mencapai Rp792,96 miliar, atau 153 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp519,78 miliar. Adapun penyaluran dana mencapai Rp641,32 miliar, setara sekitar 81 persen dari total penghimpunan.

Direktur Utama Lazismu Pusat, Barry Adhitya, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap pengelolaan dana sosial keagamaan di Lazismu.

“Kepercayaan para muzaki, donatur, mitra, dan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui tata kelola yang profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kemanfaatan yang luas,” ujarnya.

Komitmen terhadap tata kelola juga dibuktikan dengan raihan Akreditasi A dari Kementerian Agama Republik Indonesia secara berturut-turut sejak 2019 hingga 2024. Selain itu, Lazismu juga mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangannya selama enam tahun berturut-turut.

Berbagai penghargaan nasional, seperti BAZNAS Award, Forum Zakat Award, Indonesia Fundraising Award, SDGs Award Bappenas, IMZ Award, Rekor MURI, hingga SNI Award, semakin mengukuhkan posisi Lazismu sebagai salah satu lembaga filantropi Islam yang kredibel dan terpercaya di Indonesia.

Puncak peringatan Milad ke-24 Lazismu akan digelar pada Rabu, 29 Juli 2026, di Aula Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat. Acara tersebut akan dihadiri jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kementerian Agama RI, mitra strategis, dunia usaha, media massa, serta para muzaki dan donatur.

Momentum Milad ke-24 menjadi penguat komitmen Lazismu untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan yang inovatif, memperluas kolaborasi, serta memastikan setiap amanah umat dikelola secara profesional guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Exit mobile version