Ketua PDM Kab Magelang Muhammad Nasirudin Dorong Muntilan Jadi Cabang Unggulan

Muntilan — Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Muntilan menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pada 10–11 Januari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di SMP Muhammadiyah 1 Muntilan dan diikuti oleh guru serta tenaga kependidikan dari berbagai AUM di lingkungan PCM Muntilan.Program Baitul Arqam ini menjadi bagian dari langkah strategis PCM Muntilan dalam membangun kualitas sumber daya manusia Muhammadiyah. Melalui kegiatan ini, peserta diarahkan untuk memperkuat ideologi persyarikatan, memperdalam pemahaman keislaman, serta meningkatkan profesionalisme dalam dunia pendidikan.

Penguatan Karakter Pendidik Muhammadiyah

Pada sesi pembukaan, Wakil Ketua PCM Muntilan, Arif Arfianto, S.Ag., menyampaikan bahwa Baitul Arqam bukan sekadar agenda formal, tetapi merupakan ruang pembinaan karakter bagi pendidik Muhammadiyah.Ia menegaskan bahwa guru dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam membawa nilai-nilai Muhammadiyah di lingkungan sekolah. Menurutnya, pendidik yang memahami ideologi persyarikatan akan lebih mampu menjadi teladan, baik dalam sikap, etos kerja, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Dorongan Menjadi Cabang Unggulan

Kegiatan Baitul Arqam secara resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang, Muhammad Nasirudin, M.A. Dalam arahannya, ia mendorong PCM Muntilan untuk terus menyiapkan diri sebagai cabang Muhammadiyah unggulan di tingkat nasional.Ia menyampaikan bahwa kekuatan Amal Usaha Muhammadiyah di Muntilan serta potensi sumber daya manusia yang dimiliki merupakan modal besar untuk berkembang lebih maju. Namun, potensi tersebut perlu dikelola secara serius dan berkesinambungan, terutama melalui peningkatan kualitas pendidik.Menurutnya, kualitas guru dan tenaga kependidikan sangat menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan Muhammadiyah.

Materi Komprehensif: Ideologi, Ibadah, hingga Profesionalisme

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian materi yang dirancang komprehensif. Materi tersebut meliputi penguatan Kemuhammadiyahan, tata kelola organisasi, hierarki persyarikatan, serta pemahaman terhadap aturan-aturan resmi Muhammadiyah.Peserta juga mendapatkan pembekalan Metodologi Pemahaman Agama Islam, Tuntunan Ibadah berdasarkan keputusan tarjih, hingga tes dan praktik ibadah, khususnya bacaan dan doa-doa shalat.Tidak hanya aspek keagamaan, peserta turut dibekali materi penguatan gerakan jama’ah dan dakwah jama’ah, pemahaman profil kader Muhammadiyah, nilai perjuangan tokoh-tokoh persyarikatan, serta orientasi menjadi guru Muhammadiyah yang profesional dan berintegritas.

Harapan Lahirnya SDM Unggul AUM

Melalui kegiatan Baitul Arqam ini, PCM Muntilan berharap lahir pendidik dan tenaga kependidikan yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga kokoh dalam ideologi Muhammadiyah.Dampak dari kegiatan ini diharapkan mampu dirasakan langsung oleh AUM, khususnya dalam peningkatan mutu layanan pendidikan dan penguatan karakter lembaga. Dengan penguatan SDM secara berkelanjutan, PCM Muntilan optimistis dapat mewujudkan cabang Muhammadiyah yang unggul dan berdaya saing tinggi.

Exit mobile version